Dalam membahas isu-isu lokal dalam kaitannya dengan yang global, sejumlah makalah di dalam buku ini mewarisi tradisi berpikir yang melihat bahwa yang global itu sama dengan imperial. Dalam konteks inilah globalisasi dipahami sebagai imperialisme, dalam arti arus pengaruh satu arah dari “pusat” (yang mungkin masih dibayangkan bersifat tunggal) ke “pinggiran-pinggiran”. Ini berarti, yang …
Abstrak Belum Tersedia