Keunggulan utama buku ini terletak pada kejujuran batinnya. Syahruni tidak menempatkan dirinya sebagai figur yang telah menemukan jawaban, apalagi sebagai pemberi nasihat. Ia hadir sebagai suara yang berjalan bersama pembaca sejajar, tidak menggurui. Kalimat-kalimatnya terasa seperti dialog pelan dengan diri sendiri, seolah pembaca sedang membuka catatan harian yang secara mengejutkan sangat…