Buku ini memperlihatkan kepemurahan yang elok akan minat progresif Barthes terhadap makna (dia menyebutnya ?signifikasi?) ihwal hampir segala sesuatu di sekitarnya, bukan hanya buku-buku dan lukisan seni tinggi, tetapi juga berbagai slogan, hal-hal sepele, boneka, makanan, dan ritual pop (berlayar, striptease, makan, pertandingan gulat) dalam kehidupan kontemporer.
Dalam kajian pengantar yang mudah dipahami ini, penulis mengidentifikasi beberapa pendekatan feminis kunci terhadap budaya populer dari tahun 1960-an sampai 1990-an. Penulis juga menunjukkan bagaimana hubungan antara feminisme, femininitas, dan budaya populer sering bermasalah satu sama lain. Buku ini memperkenalkan gagasan utama tentang feminisme gelombang-kedua dan feminis cultural studies la…
Abstrak Belum Tersedia
Abstrak Belum Tersedia
Abstrak Belum Tersedia
Abstrak Belum Tersedia
Abstrak Belum Tersedia
Abstrak Belum Tersedia
Abstrak Belum Tersedia
Abstrak Belum Tersedia
Abstrak Belum Tersedia
Abstrak Belum Tersedia
Abstrak Belum Tersedia
Abstrak Belum Tersedia
Abstrak Belum Tersedia
Abstrak Belum Tersedia
Abstrak Belum Tersedia
Abstrak Belum Tersedia
Abstrak Belum Tersedia
Abstrak Belum Tersedia