Tulisan mengenai politik hukum di lndonsia sepanjang pengetahuan penulis belum ada yang mengusulkan sebuah ide atau usulan yang konkrit dan rinci tentang bagaimana menghadapi persoalan-persoalan yang muncul dengan adanya politik hukum di Indonesia selama ini. Di sisi lain, dari hasil kajian yang telah ada serta hasil kajian penulis, politik hukum di Indonesia selama ini dalam aspek kehidupan te…
Memuat 20 buku paling berpengaruh dalam Hubungan Internasional selama 100 tahun yang dianggap penulis sebagai masterpiece terpenting yang berkontribusi besar bagi perkembangan akademis studi Hubungan Internasional. 20 mahakarya yang dikupas secara mendalam dalam buku ini menyajikan lanskap teoritis yang cukup beragam; mulai dari realisme, liberalisme, Marxisme, English School, konstruktivisme, …
This is the first book that offers a comprehensive analysis of the Habibie presidency. Comprising a collection of writings by experts from Indonesia and overseas, as well as by some people who have known Habibie well, this book provides divergent views on Habibie - the man and his important legacy. Though still far from perfect, Indonesia is now well-recognized as the world's third largest demo…
EDBERT GANI adalah salah satu pemikir muda Indonesia yang saat ini berdiri di garis terdepan. Buku ini adalah buktinya. Dengan argumenyang tersusun dan tajam serta dengan pengetahuan mendalam, dia mengulas banyak hal, termasuk jiwa dan arus politik kaum muda kita sekarang. Dia tidak ragu berpendapat, bahkan mengkritik atau memuji Presiden Jokowi. Buku ini adalah buku Edbert Gani yang pertama. K…
Sebuah kisah tentang menemukan tujuan, ke mana hendak pergi, melalui kenangan demi kenangan masa lalu, pertarungan hidup-mati, untuk memutuskan ke mana langkah kaki akan dibawa. Kata “PERGI” dikatakan jika saah seorang akan menuju ke suatu tempat, atau bisa jadi menjadi menjadi suatu tujuan hidup seseorang. Menetukan akan kemana setelah ini itu tidaklah mudah, apalagi itu berhubungan den…
Jalan-jalan bersama Trinity memang tak ada habisnya. Tiga seri laris The Naked Traveller ternyata tak cukup untuk menceritakan pengalaman seru Trinity menjelajah ke berbagai negara. Sesuai ciri khasnya, Trinity mampu memberikan “kesan baru” pada setiap tempat yang ia singgahi. Selalu ada kejutan yang akan membuat kita melakukan refleksi. Kali ini, kita akan diajak untuk menikmati Afrika, ma…
Abstrak Belum Tersedia
Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu, itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku. Cinta memang tidak perlu ditemukan, cintalah yang akan menemukan kita. Terima kasih. Nasihat lama itu benar sekali, aku tidak akan menangis karena sesuatu telah berakhir, tapi aku akan tersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi. Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan. Mimpi-mimpi. Semua akan berlalu, seperti …
Sehari menjetang pertunangan Tegar dengan Sekar, Tegar sedang tele-conference dengan keluarga bahagia Rosie yang sedang merayakan ulang tahun perkawinan ke-13 di Jimbaran-menyaksikan sunset. Saat itu terjadilah bom Jimbaran. Keluarga Rosie ada di tempat kejadian. Kontak terputus seketika. Tegar panik langsung ke Bali, lupa akan pertunangannya.
Di Negeri di Ujung Tanduk kehidupan semakin rusak. Bukan karena orang jahat semakin banyak, tapi semakin banyak orang yang memilih tidak peduli lagi. Di Negeri di Ujung Tanduk para penipu menjadi pemimpin, para pengkhianat menjadi pujaan. Bukan karena tidak ada lagi yang memiliki teladan, tapi mereka memutuskan menutup mata dan memilih hidup bahagia sendirian. Tapi setidaknya, Kawan, di Negeri …
Cerita setahun jalan-jalan keliling dunia Trinity belum berakhir serunya! Masih ada Kolombia, Kuba, Jamaika, Meksiko, Guatemala, dan lain-lain yang menanti. Apa saja sih yang seru di The Naked Traveler: 1 Year Round-The-World Trip__Part 2 ini? Bersiaplah untuk berdebar-debar menyusup ke pusat kartel Kolombia, nyekar ke makam Che Guevara di Kuba, bertamu ke rumah Bob Marley di Jamaika, diving di…
Trinity seakan "virus" yang membuat kita berani keluar dari zona nyaman demi melihat dunia. Wanita ini bisa membuat kita jadi semangat menabung, mengambil cuti, lalu mewujudkannya dengan bepergian ke berbagai tempat impian. Setelah dua seri buku laris The Naked Traveler, di buku sekuel ketiga ini dia tidak berhenti menularkan virus yang akan membuat kita sirik setengah mati. Dengan gaya bahasa …
"Jika dulu aku tak menegakan sumpah untuk sekolah setinggi-tingginya demi martabat ayahku, aku dapat melihat diriku dengan terang sore ini: sedang berdiri dengan tubuh hitam kumal, yang kelihatan hanya mataku, memegang sekop menghadapi gunung timah, mengumpulkan napas, menghela tenaga, mencedokinya dari pukul delapan pagi sampai magrib, menggantikan tugas ayahku, yang menggantikan tugas ayahnya…
Baiklah, Kawan, kuceritakan padamu soal pertempuranku melawan pohon delima di pekarangan rumahku dan bagaimana akhirnya pohon itu membuatku kena sel,lalu wajib lapor setiap Hari Senin, di Polsek Belantik. Benci nian aku pada delima itu, lihatlah pohon kampungan itu, ia macam kena kutuk. Pokoknya berbongkol-bongkol, dahan-dahannya murung, ranting-rantingnya canggung, kulit kayunya keriput, da…
Waaaahhh nenek menyeletuk takjub saat melihat mobil berhenti dan menaikkan seorang penumpang. Celetukan semacam itu sangat kerap terlontar dari mulut Alice dan keluarganya. Sebagai pendatang baru, kehidupan di Australia penuh dengan kejutan. Mobil bertebaran di mana-mana, dan mereka tak menolak berhenti hanya untuk seorang nenek tua! Di Kamboja, asal mereka, hal semacam itu jelas tidak mungkin.…
Novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu ini bercerita tentang kehidupan seorang lelaki bernama Rehan Raujana. Nama yang diberikan oleh Ibu Panti yang membesarkannya. Kata kehidupan ini bukan hanya sepenggal kisah perjalanan singkat saja, melainkan keseluruhan kisah hidup tokoh utamanya dari ia dilahirkan di dunia hingga menjelang akhir hayatnya. Tere Liye menyajikan kisah ini dengan sangat unik, …
Dia bagai malaikat bagi keluarga kami. Merengkuh aku, adikku, dan Ibu dari kehidupan jalanan yang miskin dan nestapa. Memberikan makan, tempat berteduh, sekolah, dan janji masa depan yang lebih baik. Dia sungguh bagai malaikat bagi keluarga kami. Memberikan kasih sayang, perhatian, dan teladan tanpa mengharap budi sekali pun. Dan lihatlah, aku membalas itu semua dengan membiarkan mekar perasaan…
Badai kembali membungkus kampung kami. Kali ini aku mendongak, menatap jutaan tetes air hujan dengan riang. Inilah kami, Si Anak Badai. Tekad kami sebesar badai. Tidak pernah kenal kata menyerah. Buku ini tentang Si Anak Badai yang tumbuh ditemani suara aliran sungai, riak permukaan muara, dan deru ombak lautan. Si Anak Badai yang penuh tekad dan keberanian mempertahankan apa yang menjadi mi…